Pemkot Pontianak Akan Tutup Pabrik Karet

Pemkot Pontianak Akan Tutup Pabrik Karet

Dilansir dari thetanjungpuratimes.com - Edi Rusdi Kamtono, Wakil Wali Kota Pontianak mengatakan, "jika industri pabrik karet sudah tidak cocok lagi berada di tengah kota seperti di Kecamatan Pontianak Utara, karena pabrik karet tersebut mengeluarkan polusi limbah dan bau yang sangat mengganggu masyarakat".
"Kita lagi mengupayakan agar di Kota Pontianak tidak ada lagi pabrik yang dapat mencemari lingkungan, baik sungai maupun masyarakat yang ada disekitar daerah tersebut," kata Edi Rusdi Kamtono.
Saat ditanya tentang perekonomian masyarakat yang bergantung pada pabrik karet yang akan ditutup, Edi Rusdi Kamtono mengatakan tidak semua masyarakat sekitar dipekerjakan di pabrik tersebut.
"Yang kerja di pabrik karet itu banyak gak penduduk Pontianak Utara, nah masalahnya kan disitu," ujarnya lagi.
Ia mengungkapkan saat ini Pemkot baru sebatas memberikan imbauan dan belum akan mengambil tindakan untuk menutup pabrik karet tersebut.
"Kita belum melakukan penutupan pabrik karet hanya saja baru imbauan, dan masih ada dua pabrik karet yang masih bertahan salah satunya Sumber Jantin," jelasnya.
Lebih jauh Edi menambahkan, jika nantinya sudah tidak ada pabrik karet di seluruh Kecamatan Pontianak Utara, maka nantinya akan dilakukan penataan konsep Water Front City yang telah di gadang-gadang oleh Pemkot Pontianak selama ini.
"Mungkin pabrik tersebut harus mencari tempat di luar kota Pontianak jika masih mau memproduksi karet, karena di Kota sudah tidak cocok lagi. Akan tetapi sesuai tata ruang nya, di Kecamatan Pontianak Utara masih masuk daerah pergudangan dan industri. Hanya yang kita harapkan, yang menghasilkan limbah berbahaya yang dapat mengganggu masyarakat harusnya tidak ada didalam kota," pungkasnya.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Pemkot Pontianak Akan Tutup Pabrik Karet"

  1. Alhamdulillah semoga atas bantuan ki witjaksono terbalaskan melebihi rasa syukur kami saat ini karna bantuan aki sangat berarti bagi keluarga kami di saat kesusahan dengan menanggun 9 anak,kami berprofesi penjual ikan di pasar hutang saya menunpuk di mana-mana sempat terpikir untuk jadikan anak bekerja tki karna keadaan begitu mendesak tapi salah satu anak saya melihat adanya program pesugihan dana gaib tanpa tumbal kami lansung kuatkan niat,Awalnya suami saya meragukan program ini dan melarang untuk mencobanya tapi dari yg saya lihat program ini bergransi hukum,Saya pun tetap menjelaskan suami sampai dia ikut yakin dan alhamdulillah dalam proses 1 hari 1 malam kami bisa menbuktikan bantuan aki melalui dana gaib tanpa tumbal,Bagi saudara-saudaraku yg butuh pertolongan
    silahkan hubungi
    Ki Witjaksono di:0852-2223-1459
    supaya lebih jelas

    Klik-> PESUGIHAN DANA GAIB

    ingat kesempatan tidak akan datang untuk yang kedua kalinya

    ReplyDelete